Surabaya – Hari Jadi yang ke-731 dengan perayaan yang meriah dan penuh rasa syukur. Acara utama yang berlangsung di Balai Kota Surabaya ini dihadiri oleh Walikota Surabaya Eri Cahyadi, jajaran Forkopimda, pejabat Pemkot Surabaya, serta ribuan warga.
Kemeriahan tampak sejak pagi hari, dengan tamu undangan dan warga yang hadir menunjukkan antusiasme tinggi mengikuti seluruh rangkaian acara yang telah disiapkan.
Kegiatan diawali dengan apel bendera yang dipimpin langsung oleh Walikota Eri Cahyadi. Dalam pidato pembukaannya, Eri mengungkapkan rasa syukur atas berbagai kemajuan yang telah dicapai Kota Surabaya selama 731 tahun terakhir. Ia juga mengajak seluruh warga untuk terus bersatu dan bergotong royong membangun Surabaya menjadi kota yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Perayaan semakin meriah dengan berbagai pertunjukan seni yang spektakuler. Siswa-siswi Sekolah Dasar dari berbagai penjuru Surabaya menampilkan beragam tarian tradisional, musik, dan drama yang menonjolkan kekayaan budaya serta semangat arek Suroboyo. Penampilan mereka disambut dengan tepuk tangan meriah dari penonton.
Puncak acara ditandai dengan tradisi pemotongan tumpeng dan makan bersama yang diikuti oleh seluruh tamu undangan serta warga yang hadir. Tradisi ini menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur atas perjalanan panjang Kota Surabaya.
Perayaan ini semakin meriah dengan raihan rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) atas pembentukan pos pelayanan hukum terbanyak yang berada di 1.386 balai RW.
Penghargaan MURI diserahkan langsung kepada Walikota Surabaya Eri Cahyadi dalam acara puncak peringatan Hari Jadi Surabaya di Balai Kota Surabaya. Keberhasilan ini merupakan hasil dari komitmen Pemkot Surabaya dalam memberikan akses pelayanan hukum yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat.
Perayaan Hari Jadi Kota Surabaya ke-731 menjadi refleksi atas perjalanan panjang kota ini dan memberikan harapan untuk masa depan yang lebih cerah. Semangat pantang menyerah dan kebersamaan arek Suroboyo menjadi kunci untuk mewujudkan Surabaya yang maju, berkelanjutan, dan sejahtera.
Kontributor oleh Muhammad Risalah Naufal