Surabaya, 10 Juli 2024 – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan cakupan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dengan menggelar program jemput bola di berbagai perusahaan. Pada awal Juni, tepatnya tanggal 1-10 Juli, Disdukcapil menyasar Bank Mandiri, Bank BRI, dan PT Meratus. Hasilnya pun luar biasa, antusiasme karyawan untuk mengaktifkan IKD tembus 482 orang hanya dalam 3 hari.
Salah satu karyawan PT Meratus, Fanda Luvita Sari, mengungkapkan rasa senangnya dengan program jemput bola ini. “Sangat menguntungkan bagi karyawan sendiri karena tidak perlu jauh-jauh ke kecamatan,” tuturnya. Ia juga mengapresiasi efisiensi waktu yang ditawarkan, “Kalau di rumah, mungkin kita sudah beristirahat dan tidak sempat aktivasi. Melalui digital ini, kita tidak perlu membawa berkas fisik dan lebih mudah mengakses identitas kependudukan.”

Fanda berharap program ini dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak perusahaan di Surabaya. “Semoga program ini berkelanjutan dan bisa menjangkau lebih banyak perusahaan di Surabaya,” harapnya.
Program jemput bola aktivasi IKD ini merupakan salah satu upaya Disdukcapil Kota Surabaya untuk mencapai target nasional aktivasi IKD sebesar 50% pada akhir tahun 2024. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang terhubung dengan IKD, diharapkan akses terhadap layanan publik akan semakin mudah dan efisien.
Tentang IKD
Identitas Kependudukan Digital (IKD) adalah aplikasi yang memuat identitas diri individu yang terintegrasi dengan dokumen kependudukan lainnya seperti KTP-el, KK, akta lahir, akta kematian, dan lain sebagainya. IKD dapat diakses melalui smartphone dan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan publik tanpa perlu membawa dokumen fisik.