Surabaya – Sejak tanggal 15 Juli hingga hari ini, program Jebol Anduk atau Jemput Bola Administrasi Kependudukan telah aktif mengunjungi berbagai sekolah menengah atas di Surabaya. Sekolah-sekolah seperti SMAN 2, MAN Surabaya, SMK Negeri 12, SMK Negeri 1, dan SMA Negeri 7 menjadi tuan rumah bagi layanan ini yang bertujuan untuk memudahkan proses administrasi kependudukan bagi para pelajar dan staf pengajar.
Salah satu siswa SMK Negeri 12, Benih, menyambut baik kehadiran Jebol Anduk ini. Ia mengungkapkan, “Bagus sih, soalnya lebih mempermudah para pelajar. Awalnya kita harus ke Kelurahan RT RW dulu kalau ada kegiatan kayak gini. Nah, sekarang lebih cepat dan gampang diprosesnya. Program ini semoga selalu ada untuk ke depannya.”
Tidak hanya melayani perekaman KTP-el bagi para siswa, Jebol Anduk juga menyediakan aktivasi Identitas Kependudukan (IKD) bagi para guru. Jefry, salah seorang guru di SMK Negeri 12 Surabaya, menyambut baik inovasi ini. “Mudah juga di era digital ini. Kita perlu identitas secara digital seperti IKD ini. Jadi kalau mau jalan ke mana, cukup bawa handphone saja. Enggak perlu lagi pakai KTP fisik yang lama,” ungkapnya.
Program Jebol Anduk ini disambut antusias oleh masyarakat pendidikan di Surabaya karena memberikan kemudahan dalam mengurus administrasi kependudukan secara efisien dan modern. Diharapkan kedepannya, program serupa dapat diperluas ke lebih banyak sekolah dan daerah untuk mendukung pendidikan dan administrasi publik yang lebih baik.