Surabaya – Pada pekan pertama bulan Oktober, Disdukcapil Surabaya kembali melakukan kunjungan ke beberapa sekolah untuk melaksanakan program Jebol Anduk (Jemput Bola Pelayanan Adminduk). Kegiatan Jebol Anduk periode bulan Oktober diawali dengan SMK PGRI 13 Surabaya pada tanggal 4 Oktober 2024. Seperti sebelumnya, program ini memberikan layanan perekaman KTP-el bagi siswa dan siswi yang berusia 16 tahun ke atas.
Tujuan dari perekaman KTP-el ini adalah untuk memudahkan siswa dan siswi agar bisa langsung mengambil KTP di kelurahan tempat tinggal mereka saat berusia 17 tahun. Salah satu siswi SMK PGRI 13, Rahma, memberikan apresiasi terhadap layanan perekaman KTP-el yang sangat membantu siswa dan siswi SMK dalam mengurus administrasi kependudukan setelah lulus.
Rahma membagikan pengalamannya saat mendaftar perekaman KTP-el. “Awalnya saya merasa gugup karena ini adalah pengalaman pertama. Saya berharap kegiatan ini bisa membantu pelajar SMK yang ingin bekerja setelah lulus,” ujarnya.
Selain perekaman KTP-el, terdapat juga kegiatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Para guru dan staff di SMK PGRI 13 juga berpartisipasi dalam melakukan aktivasi IKD. Salah satu guru, Ginanjar, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini. “Ini sangat bagus, lebih praktis, dan kita tidak perlu pergi ke kelurahan atau kecamatan terlebih dahulu,” puji Ginanjar.
Ginanjar juga berharap agar setiap proses perubahan data dapat diakses dengan lebih mudah oleh masyarakat.
Kedua kegiatan pelayanan administrasi kependudukan di SMK PGRI 13 Surabaya ini memberikan manfaat bagi siswa dan guru. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara konsisten di berbagai sekolah.