Surabaya – Disdukcapil Surabaya terus menggiatkan percepatan perekaman KTP-el menjelang Pilkada Serentak 2024. Program Jebol Anduk dilakukan secara rutin di berbagai SMA/SMK sederajat. Saat ini, Jebol Anduk diprioritaskan bagi siswa dan siswi yang sudah masuk dalam kategori pemilih pemula.
Menurut data terakhir (20/11), terdapat kurang lebih sekitar 3.000 siswa yang belum melakukan perekaman KTP-el. Disdukcapil Surabaya terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemprov Jatim untuk dapat mendata secara valid jumlah murid SMA sederajat yang belum rekam KTP-el.
Terdapat sekitar 3.400 data siswa yang tidak tercatat dalam data pokok pendidikan (dapodik). Kepala Disdukcapil Surabaya, Eddy Christijanto, memperkirakan siswa tersebut sekolah di luar Surabaya. Menangani kondisi tersebut, Eddy turut menghimbau RT/RW untuk mengkonfirmasi data siswa yang tidak tercantum dalam dapodik.
Tujuan utama dari kegiatan ini untuk mencapai jumlah target pemilih pemula agar dapat terdaftar sebagai pemilih yang sah pada Pilkada Serentak 2024. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan keikutsertaan para pemilih pemula dan dapat memberikan hak suara kepada seluruh warga yang memenuhi syarat.
Oleh karena itu, Disdukcapil Surabaya terus berupaya mengejar kurang lebih sekitar 3.000 siswa untuk segera melakukan perekaman KTP-el. Sejak tanggal 15 November 2024, Disdukcapil Surabaya melakukan Jebol Anduk di 53 SMA/SMK negeri dan swasta se-Surabaya. Percepatan perekaman KTP-el akan terus berlangsung hingga tanggal 26 November 2024.
Selasa (19/11), program Jebol Anduk dilakukan di SMAN 10 Surabaya. Erni, Kasi Pemerintahan dan Pelayanan Publik Kecamatan Wonocolo, menjelaskan bahwa kegiatan ini membantu pihak sekolah untuk terus mendorong siswa dan siswi agar segera melakukan perekaman KTP-el. “Sekolah sudah menyampaikan untuk segera datang ke kecamatan. Akan tetapi, yang melakukan perekaman hanya satu dua orang,” Jelas Erni.
Erni juga menyampaikan, program Jebol Anduk sangat membantu karena banyak target yang akhirnya terpenuhi. Harapannya kegiatan ini bisa terus berjalan baik menjelang ataupun sesudah Pilkada 2024.
Disdukcapil Surabaya berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang lebih cepat dan efisien kepada siswa dan siswi, guna mencapai tingkat partisipasi pemilih pemula pada Pilkada Serentak 2024. Dengan adanya percepatan, harapannya, dapat memfasilitasi siswa secara merata dan menyeluruh ke berbagai SMA/SMK sederajat. (zss)