Surabaya – Sebagai wujud pelayanan humanis berintegritas, Disdukcapil Surabaya melakukan jemput bola perekaman KTP-el di SLB Bakti Asih (10/12). Perekaman ditujukan kepada teman-teman disabilitas yang sudah menginjak usia 16 tahun keatas.
Tanggal 3 Desember diperingati sebagai Hari Disabilitas Nasional. Peringatan tersebut dijadikan momen penting untuk memperkuat hak dan kesejahteraan bagi penyandang disabilitas. Momentum ini juga menekankan masyarakat agar bisa menumbuhkan kesadaran dan memiliki kepedulian terhadap kesetaraan di tiap aspek kehidupan.
Sejalan dengan agenda Disdukcapil Surabaya, Jebol Anduk kali ini dilakukan sebagai upaya dalam mewujudkan pelayanan yang berpegang pada nilai kemanusiaan. Perekaman KTP-el dilakukan untuk mempermudah teman-teman disabilitas yang terbatas secara fisik maupun mental sehingga tidak bisa datang secara langsung ke Siola atau kecamatan dan kelurahan.
Nur Kalimah, Kepala Sekolah SLB Bakti Asih menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap penyelenggaraan Jebol Anduk. “Suatu kebanggaan bagi kami bisa diperhatikan oleh Dinas, bahwa anak-anak kita juga membutuhkan E-KTP dan KIA,” Ucap Nur Kalimah.
Nur Kalimah juga menambahkan “Semoga anak-anak kami bisa diterima di masyarakat dan mereka bisa bekerja selayaknya anak-anak reguler dengan membawa KTP, identitas diri supaya tidak kesulitan.”
Sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menyediakan fasilitas pelayanan publik bagi seluruh kalangan masyarakat, baik penyandang disabilitas, tunawisma, hingga masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil.
Minarsih, Orang tua Revando Herdiansyah Putra salah satu siswa SLB, merasa senang karena akhirnya bisa mengurus KTP-el anaknya. “Alhamdulillah sekali, karena saya kapan hari pernah sempat mau ngurus juga, cuma kadang anak saya kalau harus masuk ruangan, kan takut. Jadi saya merasa senang dan terbantu sekali,” Ucap Minarsih.
Minarsih juga mengapresiasi pelayanan dari petugas Jebol Anduk yang membantu mengarahkan sehingga Revando bisa beradaptasi dengan suasana perekaman KTP-el. “Semoga kegiatan ini bisa diadakan terus untuk anak-anak yang sulit beradaptasi, jadi Alhamdulillah ada acara seperti ini,” Harap Minarsih.
Selain itu, Disdukcapil Surabaya juga memberikan pelayanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) dan aktivasi IKD. Perekaman KTP-el penyandang disabilitas, menjadi bentuk nyata terciptanya pelayanan prima yang merata ke seluruh kalangan masyarakat. (zss)