Jemput Bola Beda dari Biasanya, Aktivasi IKD Hadir Langsung di Pasar-Pasar Surabaya

Upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan dengan cara yang lebih inovatif. Jika biasanya layanan jemput bola dilakukan setiap minggu di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Bungkul, awal tahun ini hadir konsep yang berbeda. Sepanjang bulan Januari, layanan jemput bola “jebol anduk” menyasar langsung pasar-pasar tradisional di Kota Surabaya setiap hari Minggu.

Langkah ini diambil untuk memberikan pelayanan yang lebih dekat, efisien, dan mudah dijangkau oleh warga, khususnya bagi masyarakat yang memiliki kesibukan bekerja pada hari kerja (weekday). Dengan hadir langsung di pasar, warga dapat sekaligus berbelanja dan melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Hasilnya, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Pada pelaksanaan jemput bola di Pasar Karah pada 11 Januari, tercatat 55 warga berhasil melakukan aktivasi IKD. Angka ini menunjukkan bahwa pelayanan langsung di ruang aktivitas warga menjadi solusi yang efektif.

Kegiatan ini terus berlanjut di berbagai lokasi pasar lainnya. Pasar Sememi menjadi lokasi berikutnya yang dijadwalkan pada 18 Januari, disusul Pasar Nambangan pada minggu keempat, 25 Januari. Dengan jadwal yang tersebar di beberapa titik, diharapkan semakin banyak warga Surabaya yang dapat memanfaatkan layanan ini.

Melalui program jemput bola yang berbeda dari biasanya ini, masyarakat Surabaya diimbau untuk memanfaatkan kesempatan aktivasi IKD di pasar-pasar sesuai jadwal. Pelayanan semakin dekat, praktis, dan menyesuaikan ritme aktivitas warga kota.