Program layanan jemput bola administrasi kependudukan “Jebol Anduk” kali ini tampil berbeda dari biasanya. Bertempat di Rumah Sakit Kementerian Kesehatan Surabaya, kegiatan ini digelar selama tiga hari, mulai tanggal 25 hingga 27 Maret 2026, dengan fokus utama pada aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Tidak hanya menyasar tenaga kesehatan atau staf rumah sakit, program ini juga terbuka untuk para pengunjung dan keluarga pasien yang sedang berobat. Hal ini menjadi kemudahan besar bagi masyarakat yang ingin mengaktifkan IKD tanpa harus datang langsung ke kantor Dukcapil.
Proses aktivasi IKD dalam kegiatan ini tergolong sangat mudah dan cepat. Masyarakat hanya perlu menyiapkan gawai pribadi serta mengetahui Nomor Induk Kependudukan (NIK). Tanpa prosedur yang rumit, aktivasi dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 5 menit, dan KTP Digital pun langsung aktif.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya IKD sekaligus memperluas jangkauan layanan administrasi kependudukan di Kota Surabaya.
Namun demikian, masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan aktivasi IKD. Perlu diingat bahwa petugas Dukcapil Surabaya tidak pernah melakukan jemput bola secara personal maupun menghubungi masyarakat melalui telepon untuk proses aktivasi.
Dengan kemudahan yang ditawarkan, masyarakat yang belum mengaktifkan IKD diimbau untuk segera memanfaatkan kesempatan ini selama kegiatan berlangsung.

